//
you're reading...
MY JOURNAL

[MY] Pembenahan Yang Perlu Untuk Batik Air

sumber foto : www.indo-aviation.com

sumber foto : www.indo-aviation.com

Sebagai non budget airlines, ada beberapa keunggulan yang dimiliki maskapai Batik Air. Salah satunya adalah tingkat ketepatan waktu keberangkatan (on time performance/OTP) yang secara statistik sudah di atas 96%. Hal ini diklaim terbaik di Indonesia. Suatu prestasi yang membanggakan yang dicapai hanya dalam waktu 2 (dua) tahun beroperasi.

 

Contohnya pada hari Jumat malam. Bila saya terbang menggunakan jasa Batik Air pada jam 19.45, biasanya waktu boarding yang tercantum di tiket adalah jam 19.15. Namun pada saat saya masuk ruang tunggu sekitar jam 19.10, ruang tunggu Batik Air di Terminal IC Soekarno Hatta sudah sepi.  Hampir semua penumpang sudah masuk ke dalam pesawat. Artinya boarding dilakukan sebelum waktu yang tercantum dalam tiket.  Jadilah saya berlari-lari sendirian menuju pesawat, takut kepancal (baca ketinggalan) pesawat.  Nanti di dalam pesawat paling hanya ada satu dua penumpang yang kemudian menyusul masuk (seperti saya).

 

Tepat jam 19.45, pesawat pun bergerak mundur dari landasan parkir Soekarno Hatta. Seorang penunpang di sebelah saya bicara bahwa dia sudah dua bulan beralih ke Batik Air karena ketepatan waktu ini. Di maskapai pesaing yang berplat merah, khususnya pada hari Jumat, dia bilang masih sering terjadi ketidaktepatan waktu berangkat. Seorang awak kabin Batik Air pernah bercerita kepada salah satu penumpang di dekat saya yang membandingkan ketepatan waktu dengan Lion Air. Mengapa sebagai saudara kandung bisa berbeda jauh performance ketepatan waktunya. Sang awak kabin menjelaskan bahwa faktor utamanya adalah jumlah pesawat Batik Air masih sedikit, sehingga masih dapat dikontrol ketepatan jadwalnya. Sedangkan Lion Air jumlah pesawat dan jadwalnya sangat crowded. Hal ini berpengaruh besar pada pengaturan jadwal pemberangkatan. Apalagi bila ada connecting flight. Saya kira penjelasan ini juga dapat digunakan mengapa Batik Air lebih unggul daripada Garuda di bidang ketepatan waktu.

 

Di samping keunggulan tersebut, masih banyak hal yang perlu diperbaiki oleh maskapai ini. Antara lain :

 

  1. Layanan kepada anggota Batik Frequent Flyer (BFF) sangat sederhana untuk kelas non budget airlines. Saya sudah mendaftar sebagai anggota BFF dan diberikan temporary card (yang harus diprint sendiri dari website setelah selesai mendaftar). Sayang sekali softcopy temporary card ini tidak dikirimkan ke email dan tidak dapat ditemukan lagi di akun saya di website Batik Air. Jadi saya hanya punya nomor member saja yang akan saya tunjukkan pada saat check in di Bandara. Akan lebih baik bila softcopy temporary card dikirim via email agar kita dapat ngeprint lagi bila print-out lama sudah buram ataupun hilang;

 

  1. Ketika saya ingin mengganti temporary card saya menjadi silver card (sudah 4 kali penerbangan), saya bertanya ke mbak-mbak di loket check-in. Oleh mbak-nya saya disarankan untuk mengurus di Customer Service (CS) di luar gedung Terminal I C Soekarno Hatta.

 

Meluncurlah saya ke CS tersebut. Tapi petugas di CS tersebut menjawab bahwa tidak dapat melayani penggantian / pembuatan silver card. Dia bilang bahwa pengurusan kartu dapat dilakukan di Lion Tower di bilangan Harmoni, Jakarta Pusat. Singkat cerita ketika ada kesempatan, saya pergi ke Lion Tower untuk mengurus penggantian kartu. Tetapi petugas di sana bilang bahwa mereka tidak bisa melakukan hal tersebut. Untuk mendapatkan kartu silver tetap, penumpang harus mengirim email ke Batik Air dan melampirkan bukti 4 (empat) boarding pass.

 

Pertanyaannya mengapa hal seperti ini bisa berbeda-beda jawabannya, sehingga penumpang merasa dilempar-lempar ke sana kemari. Terkesan yang penting masalah asal dan segera beralih ke meja lainnya. Ini menunjukkan bahwa front officernya tidak menguasai SOP-nya. Front officer loh.. Ujung tombak image suatu perusahaan..;

 

  1. Dalam promosinya di atas pesawat oleh pramugari, bahwa penumpang cukup beli tiket di website dan setiap transaksi secara otomatis by system akan mendapatkan poin untuk Batik Miles-nya ataupun untuk undian Rolls Royce. Kenyataannya sekarang untuk mendapatkan point Batik Miles tersebut, penumpang harus menunjukkan nomor kartu member BFF nya pada saat check in di Airport. Batallah janji otomatis by system. Ini menunjukkan ketidaksiapan sistem penunjang padahal promosi telah dilakukan;

 

  1. Sejak adanya program “Terbang dengan Batik Air, Pulang dengan Rolls Royce”, pasti banyak penumpang dari maskapai lain yang tersedot pindah ke Batik Air (salah satunya saya…). Namun saat ini menu “Batik Miles” untuk beli tiket bagi member BFF sulit dibuka di website Batik Air. Mungkin karena alasan security internet sehingga tidak dapat saya buka selama 1 bulan ini, padahal sebulan sebelumnya lancar-lancar saja. Bagi saya, saat ini jauh lebih mudah beli tiket Batik Air di website penjual tiket seperti tiket.com atau traveloka.com daripada di website Batik Air;

 

  1. Setelah satu bulan lebih menjadi member BFF mulai muncul ketidakmulusan.   Dua kali penerbangan dari Surabaya ke Jakarta, saya mendapat sms yang menyatakan bahwa jadwal penerbangan saya diajukan dari jam 21.10 menjadi 19.50. Sms tersebut saya terima tiga hari sebelum penerbangan. Karena tidak ada hajat lain, saya ok-ok saja dengan perubahan ini. Walaupun akibatnya saya tidak bisa buka puasa bersama dengan keluarga karena sudah harus berangkat ke Airport.   Namun sampai saat ini, saya cek jadwal Batik Air jam 21.10 ini masih tetap ada di daftar jual mereka;

 

  1. Nah yang terakhir, sangat tidak mengenakkan. Tentang proses refund karena saya tidak setuju dengan perubahan schedule yang dilakukan Batik Air.   Hal ini akan saya tulis dalam artikel tersendiri.

 

Demikian beberapa hal yang perlu diperbaiki dalam operasi Batik Air sehingga menjadi lebih baik lagi.

 

Discussion

4 Responses to “[MY] Pembenahan Yang Perlu Untuk Batik Air”

  1. ga jelas nih BFF nya, mau minta kartu silver dah kirim email plus 4 boarding pass (yg kelas bisnis lagi) tetep aja ga ada kabar….

    Posted by elon | September 1, 2015, 6:54 PM
    • Turut prihatin ya mas Elon… Demikian juga pengumuman undian setiap bulannya… Tidak ada kabarnya juga… Semoga segera ada kabar baik dari maskapai ini.. Kalau gak ada kabar ya kayaknya memang gak bisa berharap banyak dengan group Lion..

      Posted by the traveler post | September 2, 2015, 9:08 AM
  2. saya juga termasuk yang tergiur utk coba karena ada undian dan batik milesnya. poin besar Garuda Miles Jakarta-Jayapura PP dan Tarakan-Jkt saya lewatkan dulu utk coba Batik. eh ternyata poin tidak masuk2. Saat check in sudah ditunjukkan. Email dengan bukti boarding pass juga sudah berkali2 tidak ada tanggapan. Telpon call center dilempar2. Kecewa berat dengan Batik Miles.

    Posted by aguraforestry | October 23, 2015, 9:35 AM

Bagaimana pendapat Anda?

GOOGLE TRANSLATE

Discount Hotel di Bali

Daftar isi Traveler Post

Arsip Traveler Post

Hotel Murah di Agoda.com

Ikuti Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Join 147 other subscribers

Tiket Murah di Tiket.com

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: