//
you're reading...
MY JOURNAL

[MY] Berpuasa di Xinjiang – China

 

Melon dan anggur Xinjiang yang segar (foto dokumen pribadi)

Melon dan anggur Xinjiang yang segar (foto dokumen pribadi)

Berpuasa di Kashgar, Xinjiang (baca : Sinkiang), menjadi pengalaman unik dan tantangan yang cukup berat bagi saya yang berasal dari Indonesia.  Tantangan pertama adalah sinar matahari di sana benar-benar panas dan terasa menyengat tajam di kulit tubuh.  Suhu berkisar 35 – 40 derajat celcius.  Hal ini disebabkan kondisi alam di Xinjiang sebagian besar berupa gurun pasir.

 

Tidak banyak jenis pohon yang dapat tumbuh di daerah ini.  Bila saya hendak jalan kaki agak jauh, pasti kesulitan mencari pohon untuk berteduh.  Kalaupun ada pohon, tidak serindang seperti di Indonesia.  Oleh karena itu bila saya sudah lelah berjalan kaki dan bertemu gedung atau rumah, maka tidak saya sia-sia kan untuk beristirahat di teduhnya bayangan gedung / rumah tersebut.

Yang cukup membantu adalah hawa udara di sana cukup segar.  Tidak ada polusi dan tidak lembab seperti di Jakarta atau Surabaya.  Namun hal itu pula yang menambah masalah bagi saya.  Saya tidak berkeringat, tetapi bibir dan kulit telapak kaki saya mulai pecah-pecah dan berdarah.

 

Wajah menjadi sedikit mrecing-mrecing saat berjalan kaki karena menahan perih kulit telapak kaki yang berdarah.  Demikian juga dengan hidung saya. Kotoran hidung menempel erat ke kulit dalam hidung.  Bila kotoran hidung dibersihkan, maka kulit pun ikut ketarik, menjadi terluka dan mengeluarkan darah. Hiii…

 

Tantangan kedua adalah melihat buah semangka dan melon.  Semangka dan melon merupakan produk utama perkebunan di Xinjiang (selain anggur).  Semangka atau melon di Xinjiang sangat berbeda dengan semangka atau melon di Indonesia. Bentuknya jauh lebih besar.  Rasanya lebih manis.  Juga jauh lebih segar karena kandungan airnya sangat banyak.  Semangka dan melon Xinjiang sangat kondang di China.  Makanya saya melihat pemandangan unik ketika berada di airport di Urumqi.  Banyak penumpang yang masuk ke pesawat terbang membawa 1 – 2 buah buah semangka atau melon sebagai oleh-oleh.  Di dalam airport juga terdapat beberapa toko yang menjual semangka, melon, apel, anggur dan buah produk pertanian Xinjiang.  Satu buah semangka atau melon akan dikemas ke dalam kardus untuk ditenteng masuk pesawat.

 

 

Stand penjual melon di Urumqi Airport (foto dokumen pribadi)

Stand penjual melon di Urumqi Airport (foto dokumen pribadi)

Melihat orang lokal makan semangka atau melon pasti membuat saya ngiler.  Bagaimana tidak…. Ketika mereka menggigit dan mengunyah semangka atau melon terdengar suara kruess…. kruess…  Belum lagi kebiasaan orang sana kalo makan semangka, melon atau sup daging kambing selalu dihisap airnya (dicucup : kalau di jawa).   Sluurrppppp….. sluuurrpppp….  Saya jadi gak sabar menunggu maghrib tiba dan hanya bisa menelan ludah saja…  Clegukk…

 

Kebiasaan unik lain yang saya lihat adalah ketika waktu berbuka puasa tiba.  Di pinggir jalan banyak penjual buah semangka dan melon.  Para penjual semangka dan melon ini sudah memotong-motong semangka / melon dan menaruhnya di sebuah nampan.  Begitu maghrib tiba, mereka akan menghentikan dan memanggil para pejalan kaki atau pengendara motor untuk berbuka puasa dengan memakan buah semangka atau melon mereka.  Ini gratis.  Sependek pengalaman saya, saya belum pernah melihat langsung hal seperti ini di Jawa.

Penjual Semangka di seberang hotel (foto dokumen pribadi)

Penjual Semangka di seberang hotel (foto dokumen pribadi)

Kebetulan saya tinggal di hotel tepat di seberang para penjual semangka dan melon ini.  Ketika maghrib tiba, saya segera menyeberang dan menuju lapak penjual semangka dan melon ini.  Saya mengambil 2 – 3 potong semangka untuk berbuka puasa.  Lumayan gratis… hehe..  Oya.. Penjual semangka dan melon ini juga menyediakan air minum yang rasanya agak masam tapi segar.  Tapi bukan jeruk.  Belakangan saya tahu bahwa di Russia air minum itu disebut kompodge.  Biasanya sih setelah buka puasa saya beli anggur hijau.  Sama dengan semangka dan melon, anggur Xinjiang ini rasanya masnis dan segar karena banyak kandungan airnya.  Harganya pun lebih murah dibandingkan di Indonesia.

 

So sahabat traveler, bila berencana traveling ke Xinjiang jangan lupa untuk pesta semangka, melon dan anggur :)

 

 

Discussion

No comments yet.

Bagaimana pendapat Anda?

GOOGLE TRANSLATE

Discount Hotel di Bali

Daftar isi Traveler Post

Arsip Traveler Post

Hotel Murah di Agoda.com

Ikuti Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Join 147 other subscribers

Tiket Murah di Tiket.com

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: