//
you're reading...
UNIK & MENARIK

[UNIK] Tradisi Memancing dengan Burung Kormoran – China

Di Propinsi Guangxi, China, terdapat tradisi kuno memancing /menangkap ikan dengan menggunakan bantuan burung Kormoran.   Tradisi ini telah muncul sejak tahun 900 an Masehi di China. Para nelayan di sana telah lama melatih burung-burung Kormoran untuk membantu mereka menangkap ikan di Sungai Li. Air yang mengalir di Sungai Li ini sangat jernih sehingga menjadi tempat favorit para nelayan untuk menangkap ikan dengan burung-burung terlatih miliknya. Saat ini tradisi memancing ikan dengan burung ini lebih banyak dipraktekkan untuk kepentingan wisata.

Ketika memancing, pertama kali yang dilakukan oleh para nelayan adalah mengikatkan tali di leher burung Kormoran tersebut. Hal ini dilakukan untuk mencegah sang burung menelan ikan hasil tangkapan mereka yang berukuran besar. Namun burung tersebut masih dapat menelan ikan tangkapan yang berukuran kecil.   Lalu tubuh si burung juga diikat agar tidak kabur.

Di atas rakit / perahu nelayan menekan-nekankan kakinya ke dasart rakit sehingga rakit menjadi bergoyang-goyang.   Mungkin hal ini dilakukan agar si burung segera terjun ke sungai.   Lalu para burung akan terjun ke dalam sungai dan menyelam untuk mengejar ikan dan menangkapnya.   Apabila ikan telah didapat, si burung akan naik ke permukaan sungai dengan ikan hasil tangkapannya. Lalu para nelayan menarik tali yang mengikat burung Kormoran ke arah kapal dan mengambil ikan di mulut burung Kormoran tersebut.  Setelah menangkap ikan dalam jumlah tertentu, nelayan tersebut akan memberikan upah berupa ikan lele untuk dimakan si burung.

Tradisi ini juga ditemukan di 13 kota di Jepang.   Lokasi yang paling terkenal adalah Gifu, tepatnya di Sungai Nagara. Tradisi ini sudah berlangsung selama 1300 tahun di Jepang.

Di Eropa juga ditemukan tradisi ini, yaitu di Yunani dan Makedonia, tepatnya di Danau Doiran yang terletak di perbatasan kedua negara tersebut dan masih dipraktekkan sampai sekarang oleh beberapa nelayan. Di Eropa Barat, tradisi ini pernah berlangsung pada abad 16 sampai dengan 17, terutama di Inggris dan Perancis..

Negara lain yang tercatat pernah memiliki tradisi ini yaitu Peru, pada abad ke-5. 100 tahun lebih awal daripada tradisi yang sama di Jepang.

sumber : wikipedia

sumber video :  https://www.youtube.com/watch?v=JNEplaYZtpI

Discussion

No comments yet.

Bagaimana pendapat Anda?

GOOGLE TRANSLATE

Discount Hotel di Bali

Daftar isi Traveler Post

Arsip Traveler Post

Hotel Murah di Agoda.com

Ikuti Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Join 147 other subscribers

Tiket Murah di Tiket.com

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: