//
you're reading...
MY JOURNAL

[MY] Ke Bandara Soetta Makin Macet, Rejekinya Tukang Ojek

sumber foto : www.tempo.co

sumber foto : www.tempo.co

Kemacetan di tol menuju Bandara Soekarno-Hatta (SHIA) saat ini semakin parah saja. Kata sopir taxi, hal ini disebabkan karena ditutupnya akses jalan dari belakang (Bintaro/BSD). Selain itu tentu saja bertambahnya volume kendaraan di Jabodetabek. Untuk itulah kami membikin artikel Ke Bandara Soetta Makin Macet, Rejekinya Tukang Ojek ini.

Saya kalau mau ke Bandara SHIA sering naik bus Damri dari Terminal Blok M. Biasanya waktu tempuh bus Damri dari Terminal Blok M ke Bandara SHIA dicapai dalam 1 – 1,5 jam (jam 16.00 – 17.00). Namun sekarang waktu tempuhnya bisa sampai 2 jam. Bahkan pernah sampai 2,5 jam apabila bus Damri dilarang masuk tol dari Pintu Senayan/Semanggi dan dibuang oleh Pak Polantas sehingga harus masuk Tol Slipi.

Kemacetan paling parah (sekali lagi kata sopir taxi) adalah ketika keluar dari Terminal 3. Bila Sahabat Traveler naik bus Damri, biasanya bus akan mengantar penumpang ke Terminal 3 dahulu, baru ke Terminal 1 lalu ke Terminal 2.

Saat ini dari Terminal 3 ke Terminal 1 yang jaraknya hanya sekitar 500 meter bisa ditempuh dalam 30 – 40 menit. Padahal bila keadaan lancar, waktu tempuh tidak sampai 5 menit. Ediiaann khan??

Ke Bandara Soetta Makin Macet, Rejekinya Tukang Ojek

Dengan kemacetan seperti itu tentu akan membuat stress calon penumpang pesawat di SHIA. Saya pernah melihat penumpang yang gelisah melihat kemacetan seperti itu. Dimulai dari dilarangnya bus Damri masuk tol Semanggi (DPR) oleh Polantas, sehingga harus masuk ke Tol Slipi. Dari sebelum masuk Tol Slipi, penumpang ini ngomel-ngomel terus di telpon kepada istrinya. Setelah telpon selesai dia menggerutu sepanjang jalan menuju Bandara SHIA “seharusnya tadi saya naik taxi… seharusnya tadi saya naik taxi…”.

Begitu juga ketika bus Damri menurunkan penumpang ke Terminal 3 lebih dulu. Dia maju ke arah sopir dan protes ” Pak kenapa ke Terminal 3 dulu, kok nggak Terminal 1 dulu”. Lha Bos… jalur / rutenya pan memang begitu ?? Yak apa sampeyan ini…

Dan ketika keluar Terminal 3, bus berjalan dengan kecepatan siput. Lalu lintas padat merayap. Makin stresslah dia. Lalu saya bilang ke dia “Mas naik ojek saja cuma 50 ribu, daripada tiket pesawat hangus dan beli lagi ratusan ribu rupiah”. Dia pun nanya, dimana ada tukang ojek. Nah… itu di ujung tikungan ada tukang ojek sedang leyeh-leyeh.. Diapun segera turun bus sambil mengucapkan terimakasih ya mas, anda pahlawan saya.. (Jiah !! enggak ngomong gitu kok).

Kemacetan ini rupanya dilihat dengan jeli oleh tukang ojek sebagai peluang pasar baru. Mereka sudah stand-by berjejer di tepi jalan tol (setelah pintu tol terakhir). Jumlahnya puluhan tukang ojek. Mereka dengan agresif menawarkan jasanya kepada penumpang di dalam taxi, bus damri atau kendaraan pribadi yg terjebak macet.   Pernah ketika saya naik taxi, saya yang sedang melihat ke luar jendela (dan ada banyak tukang ojek), salah satu tukang ojek segera mengejar taxi saya dengan motornya. Dan mengajak saya komunikasi dan menawarkan jasa ojeknya di jendela taxi. Wah kegeeran nih si tukang ojek, dikira saya manggil mereka. Sekarang kalau saya lewat daerah itu saya gak mau melihat keluar jendela taxi lagi. Takut diuber-diuber lagi sama tukang ojek yang geer itu hehe…

Tarif menggunakan jasa ojek mereka sekitar Rp.50 ribu, meskipun jaraknya dekat saja. Mahal memang… tapi daripada kita harus membeli tiket baru lagi yang harganya ratusan ribu karena ketinggalan pesawat, mendingan berkorban Rp.50 ribu.   Bila sahabat traveler tidak ingin bayar mahal, ya sekarang sediakan waktu 3,5 sampai 4 jam sebelum jadwal terbang pesawat bila hendak pergi ke Bandara SHIA, terutama pada hari Jumat sore – malam.

 

Discussion

No comments yet.

Bagaimana pendapat Anda?

GOOGLE TRANSLATE

Discount Hotel di Bali

Daftar isi Traveler Post

Arsip Traveler Post

Hotel Murah di Agoda.com

Ikuti Blog via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Join 147 other subscribers

Tiket Murah di Tiket.com

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: